Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Kamu Sangat Berharga di Mata Tuhan

Gambar
Kamu Sangat Berharga di Mata Tuhan Bisa jadi kamu sedang atau pernah merasa diri bukan siapa-siapa atau bukan apa-apa. Hidupmu seolah dipenuhi kesalahan serta kegagalan. Orang-orang di sekeliling menolak atau menyingkirkanmu. Bahkan kamu putus asa terhadap dirimu sendiri. Tapi ketahuilah satu hal: kamu sangat berharga di mata Tuhan. Tidak peduli seberapa berantakannya hidupmu. Tidak peduli seberapa rendah yang kamu rasakan tentang dirimu. Dan tidak peduli seberapa kurangnya hidupmu, satu hal yang pasti, kamu sangat berharga di mata Tuhan. Apapun hinaan orang tentang dirimu, bagaimanapun kejamnya perlakuan orang terhadapmu dan apapun keadaanmu sekarang, satu hal yang pasti, kamu sangat berharga di mata Tuhan. Saat kamu merasa bukan siapa-siapa atau apa-apa, merasa bersalah atau gagal, ditolak atau putus asa, kamu lupa akan kelebihanmu. Tuhan telah menciptakanmu secara unik dengan banyak bakat dan berkat. Saat kamu merasa hidupmu terpuruk, tidak berarti atau tidak berguna lag...

Sang Pemimpin

Gambar
3 serigala yang berjalan paling depan adalah yang tua dan sakit, mereka berjalan di depan untuk mengatur kecepatan berjalan kelompoknya karena jika mereka di belakang pasti akan tertinggal. 5 serigala berikutnya adalah yang terkuat dan terbaik, mereka bertugas untuk melindungi sisi depan bila ada serangan. Para ‘warga’ berada ditengah-tengah, terlindungi dari serangan manapun. 5 serigala di belakangnya adalah yang terkuat dan terbaik, mereka bertugas untuk melindungi sisi belakang bila ada serangan. 1 serigala yang terakhir adalah sang pemimpin. Dia memastikan ‘no one left behind’ dan ‘all keep stay one on pack’. Dia memastikan tidak ada yang tertinggal, dan kelompoknya tetap utuh bersama. Dia selalu siaga untuk berlari ke arah manapun untuk memerintahkan ‘protect and serve’ kepada para ‘bodyguard’ kelompoknya. Satu hal yang dapat kita pelajari di sini, menjadi seorang pemimpin bukanlah tentang berada di depan. Ini tentang bagaimana menjaga kelompok anda

Santo Willibrordus, Uskup dan Pengaku Iman

Gambar
Santo-Santa 7 November Santo Willibrordus, Uskup dan Pengaku Iman Willibrordus lahir di Northumbria, Inggris pada tahun 658. Pendidikan masa mudanya, ketika ia masuk Ordo Benediktus, diperoleh di sekolah biara di Rippon, dekat York di bawah bimbingan Santo Wilfrid. Pada usia 20 tahun, ia pindah ke Irlandia untuk melanjutkan studinya. Di sana ia dididik oleh Santo Egbert dan Wigbert, mantan misionaris bangsa Fries. Guru-guru yang cakap itu tidak saja memberikan ilmu pengetahuan tetapi juga mengarahkan perhatian Willibrordus kepada bangsa-bangsa yang belum pernah mendengar Kabar Baik tentang Kristus. Di samping bersemangat rasul, Willibrordus juga terkenal sebagai seorang organisator yang baik. Setelah berada selama 12 tahun di lrlandia, ia bersama sebelas orang teman setarekat diutus ke Friskia oleh Santo Egbert atas permintaan raja Pepin. Mereka menyeberangi Laut Utara dan mendarat di muara sungai Reijn pada tahun 690. Mereka langsung menghadap raja Pepin, penguasa wilayah Fran...

Ibu

Gambar
KISAH SEDIH TENTANG IBU... Baca: 3 menit merinding 😢 👵 : Nak kamu yakin mau pergi? 👩 : yakin bgt. udah males dirumah! banyak aturan ! 👵 : maafin ibu kalo gitu, 👩 : udah terlanjur. aku udah bilang bilang tmn2 dan mereka udah dapet tempat buat aku. 👵 : ibu ngelakuin ini untuk kamu, agar kelak kamu bisa sukses. 👩 : aku udah pintar, aku udah sarjana jadi ibu gak usah ngajarin-ngajarin aku. 👵 : yaudah kalo gitu. jaga diri kamu baik2 ya. maafin ibu. tumpahlah air matanya mendengar anak yang dilahirkan sudah pandai berbicara, karna ibunya ingat ia yang mengajari berbicara saat kecil dulu. akhirnya indira pergi dari rumah karna kekesalan yang sangat besar terhadap ibunya yang selalu marah2 dan mengatur hidupnya.  ðŸ‘© : pak, aku pergi dulu ya. aku akan baik2 aja kok. bapak gak perlu khawatir. 👴 : berat rasanya melepasmu nak, km baru saja wisuda. langsung meninggalkan rumah seperti ini. 👩 : bapak tenang aja indira akan balik lagi kok setelah sukses nanti. indira mau ngej...